LegoLand Theme Park, JB - Malaysia (Part 2)


Foto di depan gerbang ini sepertinya keharusan ketika mengunjungi Legoland manapun.

Persiapan apa ya buat ke LegoLand ini...
karena cuaca terik, jadi mending kita siap-siap pake SUNBLOCK. Sumpah dech teriknya bikin nyengir. Muka gue sampe merah kayak kepiting rebus. 



Theme park yang kalo dari hotel bisa langsung tembus lewat pintu belakang ini sepertinya belum seheboh Dufan (laaah, takerannya Dufan hahahaha).
Cukup menarik buat anak-anak di bawah umur 10 tahun karena permainannya masih seperti usia mereka. Wahana-wahana yang ada hanya ada beberapa saja yang bisa dibilang ekstrem.



Yang seru sich tetep pemandangan akan bentuk-bentuk yang amazing karena bener-bener terbuat dari Lego.


Ada macem-macem bentuk, mulai dari mobil-mobilan, figurine sampe patung spinx yang ukurannya besaaarrr..












Buat babies and toddlers, banyak banget fasilitas yang mendukung. Seperti salah satunya, baby care di tengah-tengah area yang memungkinkan para ibu menyusui dapat dengan leluasa menyusui, memompa ASI atau membersihkan bayi di dalam kamar nyaman. Di baby care ini juga bisa nitip ASI lho..

  

Selain itu, kalo toddler sepertinya ga kuat untuk menjelajahi area ini. Jadi, ada juga penyewaan stroller biar mereka ga capek. hehehehe...mama dan ayahnya yang capek karena ndorong keliling theme park... :P


Bosan berada di luar yang terik, bisa sesekali masuk ke dalam beberapa gedung yang memang dirancang untuk melakukan aktivitas merakit. Seperti di gedung dengan patung Albert Einstein, kita bisa mencoba merakit Lego menjadi bentuk-bentuk yang sesuai dengan dunia sains. 



Atau ke bagian City yang bisa merakit mobil-mobilan sekaligus mencobanya di track yang dibuat khusus untuk mobil-mobilan terbuat dari Lego.


Ada sebuah tenda dengan permainan ringan anak-anak balita. Dengan patung badut dan aneka hewan yang terbuat dari Lego, adik-adik kecil seperti bermain di dalam sebuah area sirkus.


Mau mencoba yang sedikit ekstrim, bisa coba wahana yang satu ini. Duduk di sebuah bangku berjejer, nanti bangku tersebut akan naik dan turun yang mengocok perut. hihihih...


 

Komentar