LegoLand Hotel, Johor Bahru - Malaysia (Part 1)

Bagi pecinta Lego, perjalanan wisata ke Legoland tentu sudah ada dalam daftar keinginan.

Diundang oleh Air Asia dan Legoland Resort, JB, berangkatlah saya bersama 8 orang jurnalis lainnya dari Terminal 3 Bandara Soekarno Hatta. Air Asia memang sudah membuka penerbangan langsung ke Johor Bahru, Malaysia. 

Empat kali penerbangan dalam seminggu dari Jakarta menuju JB, memungkinkan kita melakukan perjalanan langsung menuju JB dari Jakarta tanpa harus melalui Kuala Lumpur atau Singapura.

Sampai di depan Legoland Hotel, kami langsung buru-buru turun dari mobil dengan tatapan kagum akan tampak depan hotel. Sebuah bangunan yang dibuat menyerupai susunan Lego berwarna-warni mampu membuat kita semua ternganga kagum.Tanpa diaba-aba, semua mengeluarkan gadget dan berfoto selfie, membanggakan diri bisa berada di Hotel Legoland ini. WOW!


Membayangkan apa isi atau bagian dalam hotel saja sampai terlewatkan karena kita begitu kagum sama tampilan depan hotel ini.
Gimana nggak? Bricks warna-warni yang biasa kita rakit menjadi (mungkin) hotel-hotelan dalam bentuk mini, sekarang ada di depan mata dan it's HUGE, maaaann!



Setelah puas berfoto-foto, akhirnya kaki mulai melangkah masuk ke dalam lobby area. Naah! Ternyata begitu masuk, kita jadi lebih norak lagi. Bukan satu atau dua orang lho yaaa...semua orang, bersembilan, norak semua..hahahaha...

Di lobby, ada dua artcraft berukuran besar. Satu berbentuk kapal bajak laut dan yang satu lagi berbentuk istana yang juga terbuat dari Lego. Membuat kita jadi panik (lagi)!





Hotel ini benar-benar dikonsepkan khusus untuk pecinta Lego. Atau yang tadinya biasa aja sama Lego, akhirnya juga jadi ikutan jatuh cinta. Motif karpetnya pun unik, membuat ilusi Lego yang berantakan di lantai. Psstt, konon katanya si karpet ini dipesan khusus dari Jerman dengan motif tersebut. Iiiccch, padahal gue juga mau kalo ada karpet Lego berserakan gini..hiks..


Kepala ini langsung muter, menjelajah setiap sudut di lobby. Mulai terdeteksi adanya figurine yang dibuat dari Lego tapi dalam ukuran besar. Seperti mini figure yang diterbitkan Lego, tapi ini dalam ukuran besar! Bentuknya pun lucu-lucu, sesuai dengan tema sudut ruangan itu sendiri.

Begitu beranjak ke Reception Desk..para staff di sana berdiri di depan sebuah dinding yang ditempel mini figures, omaigat!



Takjubnya, di dinding itu ada 12.528 mini figures tertempel. Percaya dech, gue sampe masuk ke dalam area resepsionis itu dan ngeliatin satu persatu..sampe mata gue jereng karena ternyata ga ada yang sama! hahaha...

Bayangin aja, baru sampe lobby aja ceritanya udah panjang gini..hahahaha... biarin!

Yuk, masuk ke kamar...
Hahaha..ada yang lucu dari 6 lift yang ada. Ternyata setiap lift memiliki tema yang berbeda dengan lagu berkumandang yang juga berbeda. 
Karena ga muat semuanya langsung masuk di dalam lift, jadi kita terpisah-pisah. Ya, karena emang kamarnya juga ga di satu lantai yang sama yaaa...

Gue sendiri dapat kamar bertema Adventourous. Harap-harap cemas, seperti apakah kamar gue nanti, pelan-pelan gue jalan menuju kamar.
Begitu dibuka...jeng jeng!! lagi-lagi speechless.




Mendadak langsung nyesel kenapa bunnies bunciez ga ikuuuutt..hwwaaaa..
Itu satu kamar bisa untuk berlima, satu king size bed di paling ujung untuk orang tua...plus TV dan kulkas di sana...trus dibatasi dengan sliding door, masuk ke kamar anak-anak dengan 1 bunk bed untuk 3 anak (which is pas banget ma bunnies) ini juga ada tivi nya...
Plus, dipojokan ada satu boks dengan nomor kombinasi yang ternyata ada quest untuk membuka boks itu.. 

Pertanyaannya:
1. Hitung black scorpion yang ada di karpet kamar
2. hitung berapa banyak kumbang warna emas di bunk bed
3. Angka berapakah yang ada di balok di bawah tivi di ruang anak-anak
4. Ada berapa spider di karpet kamar

Hadeeuuuch, pokoknya quest ini sukses bikin gue ga bisa tidur dan melantai mencari jawaban yang tepat! Pssst..kalo boksnya bisa dibuka, ada hadiah di dalamnya yang bisa dibawa pulang. jeeezz..



Setelah memaksakan diri untuk tidur, tapi ga bisa tidur juga..gue kembali bangun dan berusaha memecahkan persoalan terberat dalam sejarah perkuisan (halaaah)...
 Menjelang jam 12 malam waktu LegoLand, akhirnya terbukalah si lemari harta karun itu. Abis itu tidur gue nyenyaaakk...zzzZzzzZzzz...

Komentar